Friday 18 December 2015

Touring Jogja-Purwokerto-Semarang Demi Mencoba SCANIA

Touring menuju semarang via purwokerto ini dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2015 karena udah penat dengan berbagai tugas kuliah yg membebani hidupku ini hihihi. Kali ini sya ditemani oleh rekan sya yaitu Angga Setiawan yg kebetulan memang blm pernah ke purwokerto dan sekaligus pengen mencoba kenyamanan naik SCANIA nya Nusantara. Selain itu, info tentang Antar Jaya yg membeli unit ex Sumber Selamat ini membawa angin segar bagi transportasi bus ekonomi tujuan jogja-purwokerto yg sedikit demi sedikit mulai berbenah menggunakan fasilitas AC. Rencana telah dipersiapkan matang2 dan berikut cerita lengkapnya .....

06.00 : Mandi pagi lanjut beli gudeg buat sarapan hehe...
06.30 : Menuju giwangan menggunakan sepeda motor kesayangan. Tak lupa tower2an sama Angga yg udah otw duluan ke sana naik bumelan solo-jogja dari maguwo.
06.50 : Sampe Giwangan langsung menuju parkiran dan lewat jalan rahasia menuju shelter purwokerto. Bagi yg suka ke giwangan pasti tau dimana itu hihihi...
07.00 : Lihat-lihat shelter Purwokerto masih didominasi Mbk Efi utk kelas patas dan Suharno utk kelas ekonomi, tapi bukan itu semua yg rencananya akan sya naiki. Antar Jaya atb "Morena" belum nampak batang bempernya. Ternyata Angga sudah berada di belakang shelter purwokerto menunggu kedatangan sya dan sya pun langsung menghampirinya.
Shelter Patas Efisiensi
07.10 : Datanglah Antar Jaya atb "Morena" dan langsung parkir menuju shelter setelah Suharno tadi berangkat beberapa menit yg lalu, langsung lari  naik ke dalam bus utk memburu hotseat. Antar Jaya atb "Morena" ini merupakan bus ex Sumber Selamat 7524 sehingga seat yg digunakan oleh bus ini masih asli dari Sumber yg terkenal nyamannya, dan spesialnya ada tambahan super hotseat e di atas kap mesin hihihi....
Shelter Purwokerto Ekonomi
Antar Jaya "MORENA"
07.20 : Meninggalkan shelter dg cepatnya (ngalahne Ramayana pokok e klo lagi keluar giwangan :v) dg driver mas Doni yg masih muda kyaknya sessss bingit nih...
07.25 : Menyusuri ringroad selatan jogja full speed dan full mosak-masik. Bener2 recomended bus nih.
07.35 : Ngetem  sekitar 15 menitan di gamping.
07.50 : Meninggalkan Gamping menuju Purworejo dsk. Sepanjang perjalanan, bis dipacu full mosak-masik melewati jalanan nan ramai dan sempet juga mengovetake Budiman Bandung dan Efisiensi Cilacap dengan goyangan morenamya hehe...  
Overtake Budiman dengan mudahnya
Overtake Efisiensi dengan mudahnya
08.55 : Memasuki terminal purworejo, ngetem lagi beberapa menit hmmm bumel gt loh...
Ngetem Terminal Purworejo
09.05 : Berangkat dari terminal purworejo, kali ini bus dipacu kimpal-kimpul mawon menyusuri jalanan purworejo sampe kebumen. Wah ga seru lagi nih perjalanannya.
09.30 : Lepas Kutoarjo masih dipacu nggremet2.
10.00 : Lepas Prembun masih bertahan dg slow speed....huhuhu
10.25 : Memasuki terminal Kebumen, ya gitu deh masih dipacu woless.
11.00 : Lepas Gombong mulai mosak masik lagi dan berhasil mengovertake Efisiensi Purwokerto.
11.20 : Melintas Buntu. Lepas buntu, bus dipacu ngejos melewati tanjakan banyumas.
11.50 : Alhamdulillah sampai juga di Terminal Bulupitu Purwokerto untuk pertama kalinya.
Tiba di Terminal Bulupitu
12.00 : Sholat dulu terus makan siang dulu dengan nasi bungkus seharga 7rb saja.
12.30 : Setelah makan, lanjut nyari tiket Patas Nusantara Semarangan. Ternyata tiketnya bisa dipesan sebelumnya sehingga terpaksa kami ga dapet hotseat untuk perjalanan menuju semarang ini T_T, kami cuma dapet seat deretan tengah.....yaudah diambillah 2 tiket utk kberangkatan jam 14.00, daripada gagal nieh touring. Berharap semoga nnti dapat bus Scania Nusgem ijo. Sebenarnya utk keberangkatan siang ada 2 jam keberangkatan yaitu jam 13.00 dan 14.00 tetapi rata-rata yg jalan hanya yg keberangkatan jam 14.00.
12.45 : Hunting sekitar terminal sembari menunggu busnya datang.
Shelter PATAS
Shelter PATAS
13.00 : Busnya datang sesuai prediksi dapet Nusgem Ijo SCANIA K124ib air suspension. Ini adalah pengalaman pertama sya naik SCANIA jd ya pastinya emejing bgt. Alhamdulillah akhirnya bisa merasakan naik bus dg chasis premium hihihi. Cukup lama bus ini ngetem di shelter semarang patas yg nggabung dg shelter ekonomi ini hingga tepat pukul 14.00 sesuai jamnya.
Tampak Depan NS Nusgem Ijo
Tampak Belakang NS Nusgem Ijo
Stirnya SCANIA K124

Interior NS Nusgem Ijo
14.00 : Bis berangkat hampir full seat karena bakal ngambil penumpang lagi di purbalingga, banjarnegara dan wanasaba :v . Lepas terminal, bus langsung dipacu mosak-masik dan sangat terasa mentul-mentulnya sehingga sangat nyaman.
14.30 : Masuk terminal purbalingga ambil penumpang, lanjut digoyang lagi mosak-masik menyusuri jalananan purbalingga-banjarnegara yg cukup sempit tapi tetep sesss. Mentul-mentul ala air suspension SCANIA membuat kami sesekali tertidur hehe.
15.30 : Masuk terminal Banjarnegara ambil penumpang lagi sampe moyong2 nih bus. Beberapa bangku tambahan pun dikeluarkan bahkan ada juga yg rela berdiri. Duh, patas kok kyak gini ya...mungkin karena ketepatan waktu yg dpt diandalkan sedangkan jadwalnya yg hanya dua kali sehari membuat bus ini menjadi primadona warga utk menuju ke semarang.
Terminal Banjarnegara
16.30 : Memasuki kota Wanasaba dan hanya melintas di depan terminalnya saja.
16.45 : Istirahat makan di RM Gayatri, Kertek, Wanasaba. Karena hawa yg dingin dan membuat kami lapar akhirnya coba-coba makan nasi oseng+telur kena 16 rb. Duh, sesuatu banget kena zonk dah.
17.15 : Lanjut perjalanan yang berkabut lagi mendaki gunung lewati lembah Gunung Sindoro (kayaknya) hingga melewati parakan, tapi tetep bertenaga ni SCANIA dibuat ngejoss terus, padahal penumpange moyong2.
18.00 : Memasuki Temanggung makin gelap tapi tetep ngejoss melewati jalanan sempit nan ramai serta berkelok2. Karena ga berada di hotseat jadi kurang seru rasanya perjalanan ini.
19.00 : Memasuki jalan lingkar Ambarawa.
19.50 : Menurunkan penumpang di sukun. Cukup bnyak penumpang yg turun di sini. Lanjut memasuki tol dan akhirnya masih sempat merasakan seat depan bus ini ketika penumpangnya tadi udah pada turun. Sepanjang tol udah banyak kres dg bus muriaan yg menuju jakarta.
20.00 : Alhamdulillah sampai terboyo dan kami pun hanya diturunkan di depan terboyo karena bus gak masuk terminal dan bablas ke Kudus. Dg terpaksa jalan sehat dulu deh menuju terboyo.
20.10 : Sampe di Terboyo, sudah terparkir SR 7067. Langsung sholat dulu biar ga ketinggalan busnya.
20.30 : Sudah dateng juga SR 7804 parkir di sebelah 7067. Kami pun langsung naik ke dalam SR 7067 dg body discovery ini dan langsung diberangkatkan keluar terminal dan ngetem dulu di bangjo terboyo.
20.45 : Keluar Terboyo menuju Sukun dg driver pakde Waras dan kernet Pak Ali. Sepanjang tol ini bus bermesin Hino AK8 ini digeber kenceng khas sumber semarangan.
21.00 : Ngetem di Sukun cukup lama.
21.30 : Akhirnya bus diberangkatkan menuju Solo, coret KL Kartosuro mawon utk selanjutnya nunggu bus di sana. Lepas sukun, bus langsung dipacu mosak-masik bikin merem melek pokoknya. Walaupun banter, kami tetep bisa tertidur dg pulasnya karena sudah lelah bang hehe....
23.05 : Sampe Kartosuro, sya pun turun di dekat bundaran kemudian menyebrang nunggu bus atb Jogjanan di depan BRI sedangkan Angga lanjut menuju solo karena mau langsung pulang ke wonogiri.
23.15 : Datanglah SR 7392 ga mau berhenti (okelah) kemudian Mira lewat (sek lah tetap setia nunggu sumber dulu). Dan akhirnya datanglah SR 7284  yg berjalan pelan dan mau berhenti akhirnya. Gini nih deritanya klo nunggu bus tujuan jogja di malam hari, ga semua bus mau berhenti. Jadi sarannya ga usah pilih2 bus ya klo emang niat mau pulang hehe...
23.30 : Naik bus pengennya mbayar KL tetapi apadaya kondekturnya pura2 ga denger dan terlanjur dicoret biru (orapopo lah). Lepas kartosuro, bus dipacu kencang karena memang udah tengah malam dan jalanan sepi tapi masih sempet diOT sama SR 7803 hmmm.
00.45 : Sampai di Giwangan dg selamat lanjut ambil motor dan capcus ke kosan.
01.10 : Alhamdulillah sampai di kos kembalu dan lanjut bersih diri terus bobomania zzzzzzzzzzzzzzzz....

Tarif:
Jogja-Purwokerto : 40k (Antar Jaya ATB)
Purwokerto-Semarang : 65k (Nusantara Patas)
Semarang-Kartosuro : 15k (Sugeng Rahayu ATB)
Kartosuro-Jogja : 10k (Sugeng Rahayu ATB)

Ini penampakan karcisnya gan

JADWAL PO. ANEKA JAYA PACITAN-BATU-SOLO




AJ 7288
AJ 7040
AJ 7286

Thursday 17 December 2015

Touring Antimainstream Perdana Jogja-Malang via Blitar

Reportase Touring Weekend Lintas Tengah Jatim Sabtu-Minggu 31 Januari-1 Februari 2015. Touring ini merupakan awal mula sya mulai gemar dengan touring muter2 melintasi jalur yg antimainstream dan belum pernah dikunjungi sebelumnya. Soalnya biasanya sya hanya touring Surabaya kembali, Nganjuk kembali, Madiun kembali, Ngawi kembali dan Solo kembali naik bus favorit sya yaitu Sumber Group. Akhirnya terbesit di pikiran sya untuk keluar dari zona nyaman. Bermodalkan info yg ada pada FB group mania bus, sya pun mulai menyusun rencana bus apa saja yg bakalan sya naiki beserta jam keberangkatannya yg biasa sya beri nama 'KPS'. Setelah rencana fix, saatnya eksekusi perjalanan perdana ini...

HARI 1
21.45 : Berangkat dari kos-kosan menuju Giwangan.
22.15 : Sampai giwangan, saat itu yg terparkir di shelter solo adalah SS 7107. Tanpa pikir panjang sya pun langsung naik untuk mengamankan hotseat.
22.25 : Bus diberangkatkan dari Giwangan menuju Solo with SS 7107. Sepanjang jogja-solo bus hanya dipacu santai saja.

HARI 2
00.10 : Landing Tirtonadi Solo, lanjut nunggu SS/SR lain yang lebih recomended.
00.20 : Datanglah SS 7106 gandeng sama SS 7076 memasuki terminal tirtonadi. Mantaplah yg bawa SS 7076. Ternyata yg bawa SS 7106 adalah Mr. Doraemon dan SS 7076 adalah mas Agus, duo driver handal dari Sumber Group. Okelah fix naik SS 7076 aja walaupun masih lama berangkatnya.
01.05 : Akhirnya SS 7076 diberangkatkan dari Tirtonadi selang 10 menit setelah SS 7106. Lepas Tirtonadi langsung dipacu dg cepatnya full mosak masik bahkan bisa tembus 120 kpj saat jalanan lurus dan sepi di kebakkramat. Sepertinya emang berniat mau nguber SS 7106 nya Mr. Doraemon mungkin hehe...
Onboard SS 7076
02.20 : Sampe Ngawi, belum nampak juga ternyata hilalnya SS 7106. Banter juga ternyata dia, padahal ini aja udah kya terbang rasanya hehe...
02.40 : Sampe Madiun ngetem bentar 5 menitan. MANTAP dah solo-madiun hanya 1 jam 35 menit. Lepas madiun lanjut ngejoss lagi hingga braan.
04.00 : Sampai juga di braan, kertosono. Lanjut nyari masjid buat Shalat Subuh. Tapi sayang adanya mushola itupun terpaksa harus sholat di luar karena masih dikunci terus.
04.40 : Menunggu bus arah trenggalek tapi kebetulan selalu full terus baik Harapan Jaya maupun Pelita Indah karena memang lagi edisi malem Minggu. Niatnya sih pengen ke Trenggalek dulu tapi apadaya jam e ga nuntut gan, akhirnya sampe Tulung Agung mawon sepertinya nanti.
05.30 : Akhirnya ada Pelita Indah disco dateng dan kali ini lumayan longgar, langsung naik tapi masih ngetem sekitar 10 menitan di braan.
05.40 : Lepas Braan menyusuri jalan yg masih lengang dg kalem saja. Kebiasaan bus arah Tulung Agung jam pagi gini emang kya gini ga ada yg joss (mungkin karena jarak depan dan belakange jauh jadi ga ngoyo nginjek gasnya).
In Pelita Indah ATB Discovery
06.15 : Sampe kota Kediri, ga masuk terminal tetapi ngetem lagi perempatan dhoho.
07.20 : Alhamdulillah sampai di Terminal Gayatri TA. Terlihat Harapan Baru baru saja keluar terminal menuju Malang, udah mencoba dikejar tapi tetep aja ga nuntut. Alhasil gagal deh naek Harbar, nunggu jam belakangnya semoga lebih beruntung.
PI yg saya naiki lanjut ke Trenggalek
07.30 : Hunting di Terminal Gayatri TA sembari menunggu jam Harbar selanjutnya yg menurut info sih jam 08.20.
Suasana Terminal Gayatri TA
08.20 : Sudah jam segini ternyata Harbar nya belum datang atau malah perpal jadi bikin panik nih. Padahal sya harus ngejar keberangkatan Medali Mas jam 11 nnti dari blitar. Kalo mau naik bumelan lokal adanya bis 3/4 yg parkir jadi males karena tarifnya lebih mahal.
09.00 : Datang Patas Sandy Putra body Evonext NA Hino RK8 dari trenggalek dan memasuki shelternya kemudian ada bapak2 mandornya langsung nyariin penumpang. Saya pun ditawari ke Blitar dg tarip biasa aja (alhamdulillah, kyaknya lagi butuh penumpang nih). Dan beruntungnya lagi masih dapat hotseat untuk perjalanan meteran mnuju Blitar ini.
Onboard Sandy Putra Patas
09.30 : Sekitar 30 menit bus ini ngetem akhirnya diberangkatkan menuju Blitar. Bus langsung dipacu kenceng lepas tulungagung, nyaman sekali, cepat dan berAC lagi hehehe sehingga sya pun tak kuasa untuk tidur sebentar.
Wessss naik PATAS Sandy Putra
10.20 : Memasuki terminal patria Blitar. Lumayan rame ternyata kala itu. Yg terparkir di shelter Malang saat itu ada Restu ekonomi dan disusul Bagong di belakangnya. Lanjut hunting dulu sembari menunggu bus Medali Mas datang.
Suasana Terminal Patria Blitar
Suasana Terminal Patria Blitar
Pahala Kencana Armada Blitar
10.40 : Medali Mas 87 ATB berbody Jetbus HD akhirnya datang dan parkir di belakang shelter menunggu jam ngetem setelah Bagong. Sya pun langsung naik aja deh untuk mengamankan hotseat. Medali Mas ini menurut sya bus ATB ternyaman dan termurah di kelasnya karena semua bus yg melayani trayek blitar-malang-surabaya menggunakan bus baru bermesin Hino RK8 yg menggunakan air suspension bahkan ada yg terdapat toilet di dalamnya termasuk yg sya naiki ini. Padahal biasanya bus seperti itu digunakan untuk kelas patas bahkan executive. Selain itu, tarifnya paling murah untuk trayek blitar-malang hanya 15rb (PO lain rata2 18rb) dan malang-surabaya 14rb (PO lain rata2 15rb) dan tarif tersebut selalu ditempel di setiap armadanya.
MM 87 ATB Hino RK 8 Air Suspension
Kokpit Medali Mas 87
Interior Medali Mas 87
Tarif Medali Mas
11.00 : Tak perlu lama parkir, bus pun diberangkatkan dari Blitar menuju Malang dg penumpang lumayan full. Sepanjang perjalanan mosak masik terus di jalanan nan sempit karena ngejar jam Malang-Surabaya. Bener2 recomended bus.
Ini namanya ATB rasa executive
12.10 : Memasuki area waduk karangkates, jalan mulai berliku-liku tetapi bus tetap dipacu ngejoss mosak masik.
13.10 : Memasuki kota Malang disambut hujan dan macet dari gadang hingga kota.
13.30 : Tiba di terminal Arjosari, lanjut Sholat Dhuhur dan makan bakso bakar seberang terminal. 
Tiba di Terminal Arjosari
14.00 :  Hunting bentar di terminal.
14.30 : Melihat ada Tentrem MAX ATB yg keluar dari shelter menuju surabaya, entah kenapa sya tertarik untuk menaikinya dan langsung menyetopnya. Alhasil malah ga dapat hotseat deh, dapat seat baris kedua. Lepas malang lumayan ngejoss walaupun ga enak seatnya karena sempit dan tegak.
Go to Surabaya dengan Tentrem Max ATB yg ada sekatnya
16.20 : Sampai di terminal Bungurasih Surabaya, lanjut Shalat Ashar dan hunting di sekitaran terminal.
Tentrem Max ATB yg saya naiki
Suasana Terminal Bungurasih Sore Hari
Suasana Terminal Bungurasih Sore Hari
17.30 : Pengen naek SR 7095 semarangan ternyata saat itu lg dicadangi SR 7728 dg driver mas sigit.
17.45 : Berangkat dari Bungur menuju Solo setelah SS 7434 diberangkatkan 5 menit yg lalu. Lepas bungur, langsung disambut hujan deras, alhasil alon2 mawon sampe Mojoagung konvoi bareng Aneka Jaya 7169.
Lepas Bungurasih
20.45 : Ngetem bentar di Nganjuk lanjut ngejosss lagi miyak-miyak.
22.00 : Lepas Ngawi, langsung ngejos lagi ngejar jam Solo-Semarang yg sepertinya udah cukup telat saat tiba di Ngawi ini.
23.40 : Nyampe Terminal Tirtonadi Solo lagi, lanjut sholat dulu sebelum meneruskan perjalanan menuju jogja.

HARI 3
00.15 : Usai shalat, kembali menunggu bus tujuan jogja di shelter jogja. Cukup lama menanti kedatangan bus Sumber Group dg melewatkan beberapa Mira begitu saja. Dan akhirnya datanglah SR 7393 yg membawa sya menuju jogja dg driver Pak Prenjak. Lepas solo, bus langsung dipacu kenceng karena sepinya tengah malam.
01.20 : Alhamdulillah tiba kembali di Giwangan dg selamat, langsung ambil motor dan gas kos2an.
01.45 : Nyampe kosan lanjut bobo mania gan :v


Tarif:
jogja-solo : 10k (Sumber Selamat ATB)
solo-braan : 28k (Sumber Selamat ATB)
braan-tulungagung : 11k (Pelita Indah ATB)
tulungagung-blitar : 15k (Sandy Putra Patas)
blitar-malang : 15k (Medali Mas ATB)
malang-surabaya : 15k (Tentrem ATB)
surabaya-solo : 40k (Sugeng Rahayu ATB)
solo-jogja : 10k (Sugeng Rahayu ATB)

Ini Penampakan Karcisnya gan :v